Hujan dan Arsip Rindu (Trilogi Rasa)

Malam ini hujan mengetuk jendela,
Dan ingatanku terseret ke sana—
ke masa ketika waktu masih berpihak,
pada kita yang belum mengenal jarak.

Kucoba pejamkan dua pelupuk ini,
Tapi gambaranmu justru kian menjadi,
Tentang tangan yang dulu menuntunmu pulang,
dan kau genggam erat, seakan tak mau hilang.

Maaf,
Kenangan itu selalu berlayar liar
tiap kali langit menitipkan berkahnya,
menjatuhkan rindu bersama tetes hujan ke bumi.

Scroll to Top